Situs Tentang Cara Merawat Kulit Wajah.

15 Bahaya Mengkonsumsi Daging Merah Secara Berlebihan

Leni Fauziah

Bahaya Mengkonsumsi Daging Merah Secara Berlebihan - Siapa yang tidak suka dengan daging merah. Hampir semua orang suka dengan daging merah. Daging merah sendiri merupakan daging yang berasal dari sapi, kambing ataupun kerbau. Daging merah banyak diolah menjadi berbagai olahan masakan sebut saja masakan rawon, rendang, soto, bakso, sate, gulai dan lain sebagainya. Daging merah juga menyumbah banyak jenis nutrisi untuk kebutuhan tubuh kita seperti protein, lemak, vitamin B kompleks, dan berbagai mineral lainnya. Oleh sebab itu banyak orang yang menyukai daging merah.

Daging merah selain memiliki rasa yang nikmat, juga dapat memiliki banyak nutrisi, namun bukan berarti daging merah aman untuk dikonsumsi semua orang. Mengkonsumsi daging merah bisa sangat berakibat buruk, terutama bagi mereka yang menderita penyakit darah tinggi. Daging merah juga bisa menjadi racun karena faktor pengolahan ataupun penyimpanan. Daging merah juga dapat menjadi racun yang sangat berbahaya dalam sistem pencernaan.

Nah sahabat, bagi anda yang gemar mengkonsumsi daging merah, informasi ini wajib anda baca. Daging merah selain memiliki beberapa manfaat untuk tubuh, daging merah juga memiliki efek bahaya untuk kesehatan tubuh. Nah berikut beberapa bahaya mengkonsumsi daging merah untuk kesehatan.
15 Bahaya Mengkonsumsi Daging Merah Secara Berlebihan
Bahaya Mengkonsumsi Daging Merah Secara Berlebihan

1. Tekanan darah tinggi

Tentu sudah kita ketahui jika daging merah merupakan makanan penyebab tekanan darah naik, terutama daging kambing. Hal ini dikarenakan daging merah mengandung lemak dan kolesterol yang sangat tinggi. Lemak yang menumpuk pada pembuluh darah akan menyebabkan pengerasan dan penyempitan pada arteri. hal inilah yang menyebabkan aliran darah menjadi terganggu dan memicu tekanan yang sangat tinggi.

Baca juga : Penyebab dan cara menurunkan tekanan darah tinggi

2. Meningkatkan kolesterol

Selain meningkatkan tekanan darah, daging merah juga meningkatkan kolesterol. Daging merah mengandung banyak lemak dan kolesterol dibandingkan dengan makanan lainnya. Kebiasan mengkonsumsi daging merah akan sangat berbahaya sekali, karena kolesterol yang tinggi akan menyebabkan berbagai penyakiy kompleks seperti serangan jantung, stroke dan lain sebagainya.

3. Pengerasan pembuluh darah

Seperti yang telah disinggung diatasi jika daging merah dapat menyebabkan pengerasan pada pembuluh darah. Kebiasaan mengkonsumsi daging merah akan menyebabkan penumpukan senyawa kartinin, dimana senyawa tersebut akan membuat pembuluh darah menjadi mengeras. Mengerasnya pembuluh darah ini dapat mengakibatkan penyumbatan pada arteri hingga akhirnya menyebabkan serangan jantung. Senyawa kartinin yang masuk ke dalam usus juga dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan.

4. Serangan jantung

Tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, pengerasan pembuluh darah merupakan penyebab utama dari serangan jantung, dan ketiga hal tersebut disebabkan oleh kebiasaan mengkonsumsi daging merah. Oleh ng sebab itu daging merah juga merupakan penyebab utama dari penyakit serangan jantung. Daging merah akan menyebabkan penumpukan lemak di dalam tubuh dan pembuluh darah, hal ini akan menyebabkan aliran darah menjadi terganggu hingga akhirnya menyebabkan jantung harus bekerja keras, dan jika terus dibiarkan akan berakibat fatal, yaitu serangan jantung.

5. Srtoke

Tidak hanya serangan jantung saja, tekanan darah tinggi serta kolesterol juga akan meningkatkan resiko stroke. Stroke disebabkan oleh kadar kolesterol yang sangat tinggi, sehingga lemak akan menumpuk pada pembuluh darah sehingga akan menyebabkan aliran darah, hal ini yang menyebabkan tekanan darah tinggi dah berujung hingga serangan jantung dan stroke.

6. Gangguan sistem pencernaan

Daging merah mengadung beberapa bakeri seperti Eschericia, yaitu bakteri yang secara alami akan muncul pada daging merah jika salah dalam pengolahan atau penyimpanan. Bakteri ini jika masuk dalam perut akan menyebabkan gangguan sistem pencernaan sehingga membuat penderita mengalami sakit perut, kekurangan cairan hingga diare. Keberadaan baketeri tersebut jika tidak segera mendapatkan penanganan akan berujung hingga pada penyakit serius yaitu gagal ginjal.

7. Gagal ginjal

Seperti yang telah dijelaskan pada poin sebelumnya dimana daging merah mengandung bakteri Eschericia, yaitu bakteri yang jiak dibiarkan akan mengakibatkan gagal ginjal, daging merah juga akan menyebabkan penumpukan lemak dalam tubuh dan kontaminasi daging merah yang mengandung bakteri E coli juga akan memperburuk keadaan. Gagal ginjal akan membuat ginjal tak bisa menyaring racun dalam tubuh.

8. Melemahkan sistem kekebalah tubuh

Daging merah jika sering dikonsumsi akan menyebabkan melemahnya sistem daya tahan tubuh atau sistem kekebalan tubuh. Hal ini dikarenakan daging merah secara perlahan akan merusak hati dan ginjal yang bertugas menetralka racun, daging merah juga akan merusak sistem pencernaan. Daginng merah juga megandung gula yang dapat menjadi racun yang menyebabkan penyakit kanker.

9. Menyebabkan kanker

Mengkonsumsi daging merah dalam porsi kecil mungkin tidak akan memberikan dampak apapun. Namun mengkonsumsi daging merah secara teratur setiap hari terlebih dalam porsi besar dapat menyebabkan berbagai penyakit kanker seperti kanker lambung, kanker usus besar, kanker rektum dan lain sebagainya.

10. Obesitas

Obestar atau kelebihan berat badan juga disebabkan oleh kebiasaan mengkonsumsi daging merah. Daging merah mengandung banyak lemak yang akan menyebabkan perut buncit dan berat badan meningkat derastis. Kelebihan berat badan ini juga akan menyebabkan berbagai masalah lainnya seperti penampilan hingga penyakit serius sperti serangan jantung dan stroke.

11. Menyebabkan diabetes

Diabetes juga merupakan penyakit serius yang harus mendapatkan perhatian ekstra. Diabetes sendiri juga bisa disebabkan oleh kebaiasaan mengkonsumsi daging merah. Daging merah mengandung lemak dan hormon yang memicu munculnya penyakit diabetes. Bahkan study menyebutkan dimana 100 gram daging merah dapat meningkatkan resiko diabetes hingga 19%. Sedangkan daging merah olahan seperti sosis, bakso, daging asap dapat meningkatan resiko diabetes hingga 50%.

12. Menyebabkan sembelit

Daging merah juga merupakan salah satu penyebab utama sembelit. Hal ini dikarenakan daging merah akan bertahan lama di dalam sistem pencernaah, selain itu daging merah tidak banyak mengandung serat, namun banyak mengandung lemak serta protein. Hal ini akan menyebabkan gangguan pada usus sehingga berakibat semberlit.

13. Osteopororis atau keropos pada tulang

Osteoporosis tidak hanya disebabkan oleh usia yang telah lanjut. Pada usia muda juga dapat terjadi osteoporis atau pengeroposan tulang. Hal ini bisa terjadi dikarenakan tidak seimbangnya hormon dalam menyerap makanan yang mengandung kalsium. Daging merah akan menyebabkan penyerapan kalsium menjadi lambat atau terganggu hingga akhirnya tulang akan menjadi keropos.

14. Berkurangnya kesuburan

Baik pria dan wanita jika terlalu sering mengkonsumsi daging merah akan berakibat pada berkurangnya kesuburan mereka. Hal ini dipicu karena perubahan hormon yang disebabkan oleh daging merah, selain itu obesitas dan diabetes yang disebabkan daging merah juga akan memperparah keadaan.

15. Resiko penyakit endometriosis

Penyakit endometriosis adalah penyakit yang menyerang jaringan pada rahim wanita. Daging merah mengandung banyak lemah jenuh yang memperngaruhi hormon, dan wanita akan mengalami perubahan hormon ketika masuk siklus menstruasi. Dan jika hal ini terus tejadi akan menyakibatkan penyakit endometriosis.

Demikianlah informasi tentang 15 bahaya mengkonsumsi daging merah secara berlebihan. Daging merah memang memiliki rasa yang lezat dan protein yang sangat tinggi. Namun daging merah juga dapat berakibat buruk hingga kematian, terutama  bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi. Semoga informasi diatas  bermanfaat. Terimakasih.